Kapan Anak Membutuhkan Perawatan Behel? Tanda-Tanda yang Perlu Diketahui Orang Tua
Behel pada anak bukan hanya untuk merapikan senyum. Perawatan ortodonti juga dapat membantu memperbaiki susunan gigi, hubungan gigitan, serta fungsi mengunyah. Karena pertumbuhan gigi dan rahang setiap anak berbeda, pemeriksaan sejak dini penting untuk mengetahui apakah ada masalah yang perlu dipantau atau ditangani.
Kapan Anak Sebaiknya Mulai Diperiksa?
Pemeriksaan ortodonti umumnya dapat mulai dilakukan sekitar usia 7 tahun, saat anak memasuki masa pergantian gigi. Pada usia ini, dokter gigi sudah dapat melihat pola pertumbuhan rahang, posisi gigi permanen, serta kemungkinan adanya masalah gigitan. Perlu diingat, pemeriksaan awal tidak selalu berarti anak langsung harus memakai behel. Dalam banyak kasus, dokter hanya akan memantau perkembangan gigi dan rahang terlebih dahulu.
Tanda Anak Mungkin Membutuhkan Behel
Beberapa kondisi berikut dapat menjadi alasan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut:
1. Gigi tumbuh tidak beraturan
Gigi terlihat bertumpuk, terlalu maju, terlalu mundur, atau susunannya tidak sejajar.
2. Gigi atas dan bawah tidak bertemu dengan baik
Misalnya overbite, underbite, atau crossbite yang dapat memengaruhi fungsi gigitan.
3. Anak kesulitan menggigit atau mengunyah
Susunan gigi yang kurang tepat dapat membuat anak merasa tidak nyaman saat makan.
4. Sering menggigit pipi atau lidah
Hal ini bisa terjadi ketika posisi gigi tidak berada pada susunan yang ideal.
5. Sering bernapas melalui mulut
Kebiasaan ini dapat berkaitan dengan perkembangan rahang dan posisi gigi sehingga perlu dievaluasi lebih lanjut.
Kenapa Susunan Gigi Anak Bisa Bermasalah?
Ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan posisi gigi anak:
1. Faktor genetik
Bentuk rahang dan ukuran gigi dapat diturunkan dari orang tua. Rahang yang relatif kecil dengan ukuran gigi besar dapat menyebabkan gigi berjejal.
2. Kebiasaan sejak kecil
Mengisap jempol terlalu lama, penggunaan dot yang tidak sesuai usia, atau kebiasaan mendorong lidah ke gigi depan dapat memengaruhi susunan gigi.
3. Gigi susu tanggal terlalu cepat
Gigi susu membantu menjaga ruang bagi gigi permanen. Jika tanggal terlalu dini, gigi di sekitarnya dapat bergeser dan mengganggu ruang tumbuh gigi tetap.
Apakah Semua Gigi Tidak Rapi Harus Pakai Behel?
Tidak selalu. Dokter gigi perlu melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum menentukan apakah anak membutuhkan perawatan ortodonti.
Evaluasi biasanya mencakup:
1. Pemeriksaan kondisi dan susunan gigi.
2. Pemeriksaan hubungan gigitan.
3. Foto rontgen jika diperlukan.
4. Analisis pertumbuhan rahang.
Keputusan penggunaan behel ditentukan berdasarkan kebutuhan kesehatan gigi dan fungsi mulut anak, bukan hanya dari penampilan gigi.
Apa Manfaat Behel untuk Anak?
Jika memang dibutuhkan, perawatan ortodonti dapat membantu:
1. Membuat gigi lebih mudah dibersihkan.
2. Membantu fungsi mengunyah menjadi lebih baik.
3. Mendukung kesehatan gigi dan gusi dalam jangka Panjang.
4. Membantu anak merasa lebih nyaman dan percaya diri dengan senyumnya.
Tidak Harus Menunggu Gigi Sangat Berantakan
Jika orang tua mulai melihat gigi anak tumbuh berjejal, gigitan terlihat tidak normal, atau anak kesulitan mengunyah, pemeriksaan ke dokter gigi dapat dilakukan lebih awal. Dengan evaluasi sejak dini, perkembangan gigi dan rahang dapat dipantau sehingga masalah yang ada tidak berkembang menjadi lebih kompleks.