Beranda / Artikel / Edukasi Anak
🦷 Edukasi Anak 22 September 2026 • 3 Menit Baca

Sains di Balik Rewelnya Anak Saat Tumbuh Gigi (Erupsi) dan Solusi Medisnya

Sains di Balik Rewelnya Anak Saat Tumbuh Gigi (Erupsi) dan Solusi Medisnya

Proses tumbuh gigi (erupsi gigi) pada anak sering kali diiringi dengan demam ringan, produksi air liur yang berlebih, dan kerewelan yang menguji kesabaran orang tua. Secara biologis, hal ini sangat wajar. Mahkota gigi susu yang keras secara perlahan sedang mendorong dan merobek jaringan gusi dari bawah untuk bisa muncul ke permukaan. Proses mekanis ini memicu respons peradangan (inflamasi) lokal, membuat gusi anak tampak merah, membengkak, dan terasa berdenyut.


Untuk meredakan peradangan ini, Anda bisa memanfaatkan prinsip penyempitan pembuluh darah (vasokonstriksi) melalui suhu dingin. Berikan teether (mainan gigitan) khusus yang sudah disimpan di dalam kulkas (hindari membekukannya di freezer agar tidak melukai bibir anak). Suhu dingin secara instan akan mengurangi aliran darah ke area gusi yang bengkak, sehingga meredakan rasa sakit dan membuat saraf di area tersebut sedikit kebas. Sebaiknya hindari penggunaan gel pereda nyeri gusi yang dijual bebas, terutama yang mengandung benzocaine, karena berisiko memicu masalah oksigen dalam darah pada anak di bawah usia 2 tahun.


Fase erupsi ini adalah alarm alami bahwa perawatan gigi profesional harus dimulai. Pastikan pertumbuhan struktur gigi dan rahang si kecil terpantau dengan baik bersama drg. Pradita, Sp. KGA di poli gigi anak Dentalife.Id Surabaya.